Assalamu'alaikum...
Kali ini segenap anggota GHOTENX mau ngucapin SELAMAT PUASA dan semoga mendapat keindahan Ramadhan....
amiin
tiba- tiba....
TUt...Tut... Tut...Tut..
kereta api?????
ya... gag lach....
Hape gitu loh yang berdering....
Tapi jangan bilang low kalian kentut...... ^-^
MENU
PESAN
KOTAK MASUK
BUKA
"Kom2comunity.blogspot.com............ posting yach... tuw... geng saingannya ghotenx..."
YAIKKZSSSS
yang bener aja????? nandingin ghotenx??? srius lo???
secara gitu loch... SESAT (SEpuluh SATu) lawan SEPAT (SEpuluh emPAT).....
ya SEPET dunk.......... ^-^
ghotenx kan thousands flavour in one banding kom-kom ya gag ada apa-apanya lah si kom-kom.....
dari namanya aja... kom-kom ... kalau dilihat dari bahasa jawa...... udah kayak "komkom kumbahan" yang artinya ngerendem cucian.... udah kayak si bibik ajach.....
gag kayak ghotenx... beradab dan punya sopan santun... secara GO n' THANK.....jadi gag asal nyelonong aja...... emang setor muka duank bu........
PERHATIAN :
KISAH INI HANYA REALITA SEMATA. BILA ADA KEJAHATAN KATA, OLOKAN TAK BERMAKNA, CACIAN TAK BERDUSTA. KAMI SELAKU MANAGEMENT GHOTENX.Inc MENGUCAPKAN..
Mohon Maaf Lahir Bathin.........
PERINGATAN :
BENCI MENGAKIBATKAN KANKER, IRI HATI, HIPERTENSI, GANGGUAN KEJIWAAN DAN KEBATHINAN.
GHOTENX.Inc.
PEACE
LUPAKAN ASHVIN..... DAN CARI YANG LAIN....... DIA SUDAH PERGI DAN TAK.... KEMBALI
KAU CINTA ASHVIN.... TAK BERARTI BAHWA........................KAU HARUS MEMILIKNYA SELAMANYA.............................
Aku terdiam dalam gusarnya hati. Aku termenung dalam rumitnya pikiran. Aku hanya terpaku saat raga ingin berlari kencang. Apa yang kurasakan?? Seakan hidup dalam ketidakberdayaan mayat yang membusuk seiring angin menghembuskan baunya ke seantero dunia.
Pandanganku hanya hitam, kotak dan tak bercahaya. Aku tersudut dalam sebuah ketidakberdayaan ini. Aku tak lagi bisa melihat bintang yang menyinari perjalanan mimpi setiap orang. Hanya kebutaan hati tiada bulan purnama.
;;
Teringat suatu ketika dimana delapan anak manusia tertawa konyol akan sebuah lelucon yang sebenarnya tidak cukup menghibur. Kebersamaan yang menghibur mereka. Tapi kini ku menangis. Bukan lelucon yang semakin tak menghibur. Tapi ketiadaan tertawa konyol itu. Ketiadaan hiburan itu.
Ku hanya bisa meratap. Bukan untuk menjadikan lelucon itu semakin menghibur. Ku hanya bisa berharap. Bukan mengharap untuk lelucon lain. Tapi meratap untuk tertawa konyol itu. Tapi mengharap untuk hiburan itu.
;;
Aku hanya tanya tiada jawab. Hanya persoalan tiada penyeselaian. Hanya hasrat tanpa perwujudan. Akulah masalah.
Apa yang bisa kuperbuat ketika perasaan bersalah menyeruak ke sekujur raga? Apa yang dapat kulakukan jika kesadaran akan kelalaian menggerogoti kewarasan jiwa?
Benda apa yang bisa kugapai saat tangan tak bertulang? Jalan apa yang bisa kutapaki ketika kaki hanya berkulit? Pandangan apa yang dapat kulihat jika terang tak kunjung datang? Suara apa yang bisa kudengar ketika berada dalam hampa?
;;
Ini sungguh kontras dengan aku yang bisa menjadi jawab untuk sebuah tanya. Menjadi penyelesaian dari persoalan. Dan mewujudkan sebuah hasrat.
Apapun kuperbuat ketika keberanian menyombongkanku. Apapun kulakukan ketika kecerdasan mem-pongah-kanku
Segala benda kugapai saat tulang tak jadi urusan. Semua jalan kutapaki ketipa kaki menjuntai kekar. Semuanya kulihat tatkala terang telah benderang. Dan apapun itu kudengar ketika ruang tiada hampa.
;;
Tapi ingatlah!! Roda tak hanya berputar. Tak hanya menggelinding. Namun juga berputar menggesekkan semua sisinya dengan dasar. Menggelindingkan porosnya untuk mengejar. Karena dengan gesekan itu roda meninggalkan kesan tak terlupakan. Karena dengan roda yang mengejar, tujuan tersampaikan.
Dee, 190808. 22.13 p.m.
Awal tahun pelajaran baru 2008-2009 memang mempunyai kesan tersendiri buat anak-anak GHOTENX. Pasalnya di tahun pelajaran baru ini kita – kita yang sedulunya masih kelas sepuluh naik kelas sebelas dengan penjurusan. Emang sich.. semua anak GHOTENX masuk jurusan IPA, tapi IPAnya, IPA berapa??? Itu yang jadi masalah sekarang...
Pengumuman pembagian kelas yang ditunggu – tunggu akhirnya keluar dan ...
BLLAAKKKKKKK..
XIA1
Anis Riski Diah Utami
Dwi Dina Hijriana
Erna Yulianti
Futi Chatuz Zuhriyah
Nur Maulidiyah
Nur Zaidah
Nurus Samaniyah
MR
dst.
XIA2
Bella Ayu Ratiyanti
dst.
Huhuhuhuhu...’-‘
GHOTENX terpisah satu.... padahal kita semua udah bikin nadzar lho... kalo semua GHOTENX masuk XIA1 kita –k ita bakalan khataman...
Tapi yang ngeselin bukan itu... Bee sich bisa menerima dengan senang hati kalo dia masuk XIA2.. Yang ngeselin justru di kelas XIA1 ada anak inisial MR yang muteeeerrr melulu di GHOTENX..., GHOTENX gini – gitu ditanggepin aja... mulai dari slalu ngitung jumlah anak GHOTENX di manapun kita berada.. kalo kurang slalu ditanyain.. kok anaknya kurang satu, dua... emang GHOTENX harus slalu bersama setiap saat... kita – kita kan harus tetep menghormati privasi masing – masing kita...
Tapi yang paling nyebelin dari yang paling ngeselin di antara semua yang njengkelin... adalah kalimat..”GHOTENXnya jadi tinggal 7 nich....” lha trus si Bee taro’ mana??? Gimana juga dia tetep GHOTENX dong... apalagi kesan yang ditimbulkan dari kalimat itu seakan – akan MR mau menggantikan posisi Bee di GHOTENX... padahal “komitmen” GHOTENX itu kan gag pernah rekrut anggota... GHOTENX itu pure kebersamaan...